Tampilkan postingan dengan label Tahukah Kamu?. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tahukah Kamu?. Tampilkan semua postingan

Rabu, Agustus 07, 2013

Colin Pitchfonk

>Colin Pitchfonk adalah orang  pertama yang didakwa bersalah atas pemerkosaan dan pembunuhan yang diselesaikan melalui sidik DNA. Kasus pembunuhan yang merenggut nyawa dua orang wanita muda pada tahun 1983 dan 1986 ini terjadi di kota Narborough, Inggris. Hal ini dapat dilakukan karena urutan DNA setiap orang berbeda, kecuali untuk kembar identik.
Baca Selengkapnya...

Selasa, Agustus 06, 2013

Ken Arok

>
Ken Arok adalah anak seorang wanita desa. Pada usia remaja, ia berhasil diterima mengabdi pada Awuku Tunggul Ametung di Tumapel. Awuku adalah pangkat penguasa daerah. Tunggul Ametung mempunyai istri yang cantik bernama Ken Dedes. Suatu hari, Ken Arok tertarik pada Ken Dedes dan bersumpah akan merebut Ken Dedes dari tangan Tunggul Ametung. Ken Arok lalu memesan keris pada Mpu Gandring.

Melihat kerisnya sudah jadi sebelum waktu yang ditentukan, Ken Arok segera memintanya. Mpu Gandring mempertahankan keris itu sebab menurutnya keris itu belum dimantrai. Dalam kepercayaan para empu, keris yang belum dimantrai dapat membahayakan pemilik dan orang-orang di sekitarnya. Ken Arok lalu merebut keris itu dan dalam perkelahian tersebut, Mpu Gandring terbunuh oleh keris buatannya sendiri. Sebelum wafat, ia bersumpah bahwa keris itu akan membunuh tujuh nyawa, termasuk nyawa Ken Arok sendiri. Dengan keris tersebut, Ken Arok lalu membunuh Tunggul Ametung dan memfitnah Kebo Ijo. Berkat berbagai intrik dan fitnah lainnya, Ken Arok berhasil menjadi awuku di Tumapel dan mengawini Ken Dedes. Ia lalu menyerang Kediri dan naik takhta menjadi Raja Singasari dengan gelar Sri Rangga Rajasanagara Amurwabumi.
Baca Selengkapnya...

Siddharta Gautama

>
Siddharta Gautama adalah putra Raja Suddhodana dari Kerajaan Kosala. Keluarganya termasuk golongan ksatria dan merupakan keturunan suku bangsa Sakya. Setelah memasuki masa grhasta, ia dikawinkan dengan Putri Yasodhara dan melahirkan putra bernama Rahula.

Semula ia hidup tenteram dalam kemewahan istana. Namun, setelah melakukan lawatan keluar istana, Siddharta mengalami pergulatan batin mengenai apa sebenarnya kehidupan itu. Ada empat hal yang disaksikannya dalam lawatannya itu sehingga mengganggu batinnya. Pertama, ia menyaksikan orang tua renta yang sudah bongkok. Kedua, ia menyaksikan orang menderita penyakit kusta yang sangat parah hingga tak sadarkan diri. Ketiga, ia menyaksikan mayat tengah diusung dan diiringi orang-orang yang meratapi. Keempat, ia menyaksikan fakir miskin yang berkeliling dengan kepala gundul dan berbaju kuning (saniasin).

Setelah kegelisahannya memuncak, Siddharta pergi meninggalkan istana, mencukur rambutnya, menggunakan jubah kuning, dan bertapa tanpa bekal apa pun. Peristiwa ini terjadi pada tahun 524 SM, tepatnya ketika Siddharta berusia 39 tahun. Tempat pertapaannya itu dinaungi pohon bodhi.

Pada tahun 517 SM, yaitu malam yang dikenal sebagai Malam Suci, Siddharta mendapat penerangan agung. Ia kemudian disebut Siddharta Gautama, artinya orang yang mencapai tujuan. Ia disebut juga Buddha Gautama, artinya orang yang menerima Bodhi, dan Sakyamuni, artinya orang bijak keturunan Sakya.

Hari lahir, saat menerima wahyu dan hari wafatnya Siddharta jatuh pada hari dan tanggal yang sama, yaitu pada bulan Mei saat berlangsungnya purnama. Ketiga hari itu dijadikan hari suci umat Buddha, Waisak.
Baca Selengkapnya...

Robert Brown (1773–1858)

>
Robert Brown dilahirkan di Montrose, Skotlandia pada 21 Desember 1773. Brown adalah seorang pakar botani Inggris yang mengemukakan gerak acak partikel koloid dalam suatu medium, yang dikenal dengan gerak Brown.
Baca Selengkapnya...

Thomas Martin Lowry (1850–1936)

>
Thomas Martin Lowry merupakan kimiawan asal London. Pada 1904, Lowry menjadi kepala Bidang Kimia di Westminster Training College, kemudian menjadi Kepala Departemen Kimia di Guy’s Hospital. Pada 1920, Lowry menjadi Profesor Kimia Fisika pertama di Cambridge University. Lowry bersama-sama dengan Bronsted mengemukakan teori tentang asam basa Bronsted–Lowry.
Baca Selengkapnya...

Johannes Nicolas Bronsted (1879–1947)

>
Johannes Nicolas Bronsted adalah anak dari seorang insinyur teknik sipil. Bronsted meraih sarjana di bidang Teknik Kimia pada 1899 dan Doktor Kimia dari Copenhagen University pada 1908. Pada 1923, Bronsted mengemukakan teori asam basa berdasarkan transfer proton (ion H+).
Baca Selengkapnya...

Svante August Arrhenius (1859–1927)

>
Svante August Arrhenius lahir pada 19 Februari 1859 di Swedia. Arrhenius merupakan salah satu ilmuwan yang hobi menulis. Di bidang kimia, Arrhenius mendasari perhitungan kekuatan asam basa.
Baca Selengkapnya...

Fritz Haber (1868–1934)

>
Fritz Haber yang lahir pada 9 Desember 1868 di Breslau, Jerman, adalah seorang ahli kimia Jerman yang memulai penelitiannya di bidang dekomposisi dan pembakaran hidrokarbon. Haber berhasil menemukan teknik sistesis amonia dari H2 dan N2 yang dapat digunakan untuk industri. Dalam teknik sintesisnya, Haber menggunakan prinsip Le Chatelier untuk menentukan suhu dan tekanan optimum sistesis amonia menggunakan osmium sebagai katalis.
Baca Selengkapnya...

Henri Louis Le Chatelier (1850–1936)

>
Henri Louis Le Chatelier adalah profesor kimia berkebangsaan Prancis. Dia meneliti gas-gas yang menyebabkan ledakan di area pertambangan dan reaksi yang terjadi dalam ledakan campuran gas. Berdasarkan penelitiannya ini, Le Chatelier mengemukakan sebuah prinsip yang menyatakan: jika suatu gangguan (perubahan kimia, konsentrasi dan suhu) diberikan ke dalam sistem kesetimbangan maka sistem tersebut akan mengalami perubahan sehingga gangguan menjadi minimum. Selain bidang-bidang penelitian tersebut Le Chatelier juga melakukan penelitian di bidang sintesis semen, sintesis kristal, dan metalurgi.
Baca Selengkapnya...

Wilhelm Ostwald (1853–1932)

>
Wilhelm Ostwald lahir pada 2 September 1853 di Riga, Latvia. Ostwald dikenal sebagai salah seorang pendiri kimia fisik modern. Bidang penelitian utama Ostwald adalah katalis. Dia yang mengembangkan proses katalitik oksidasi amonia menjadi asam nitrat. Penelitian ilmiah ini yang membuatnya memperoleh hadiah nobel pada 1909. Sebagai penghargaan atas penelitiannya, sintesis asam nitrat dalam skala industri dinamakan proses Ostwald. Ostwald meninggal pada 4 April
Baca Selengkapnya...

Germain Henri Hess (1802–1850)

>
Germain Henri Hess dewasa ini dikenal melalui dua prinsip dasar dalam termokimia yang diusulkannya, yaitu hukum kekekalan penjumlahan kalor (hukum Hess) dan hukum Termoneutrality. Hess lahir pada 8 Agustus 1802 di Geneva, Swiss. Selain sebagai ilmuwan, Hess juga aktif sebagai guru dan menulis buku dengan judul Fundamental of Pure Chemistry. Buku ini digunakan sebagai buku teks standar sampai dengan 1861 di Rusia. Hess meninggal pada 13 Desember 1850, pada usia yang relatif muda, 48 tahun karena sakit.
Baca Selengkapnya...

Johannes Diderik van der Waals (1837–1923)

>
Johannes Diderik van der Waals adalah seorang ilmuwan berkebangsaan Belanda yang lahir pada 23 November 1837 di Layden. Salah satu penemuannya adalah mengenai gaya antarmolekul yang sekarang dikenal sebagai gaya van der Waals. Konsep mengenai gaya antarmolekul ini diajukannya ketika ia meneliti keberadaan suhu kritis pada gas. Pada waktu senggangnya van der Waals menghabiskan waktu dengan membaca dan berjalan-jalan. Dia meninggal pada 8 Maret 1923 di Amsterdam.
Baca Selengkapnya...

Wolfgang Pauli (1900–1958)

>
Pauli adalah seorang ahli teori. Menggunakan hasil observasi ilmuwan lain, dia menemukan spin elektron dan mengemukakan asas larangan Pauli. Hal ini membawanya memenangkan hadiah Nobel di bidang Fisika pada 1945. Lahir pada 1900, Pauli hidup sampai pada 1958 dan membuat penemuan terkenal pada usia 25 tahun.
Baca Selengkapnya...

Senin, Agustus 05, 2013

Ban Ki-moon

>
Ban Ki-moon lahir di Eumseong, Chungcheong Utara, Korea, 13 Juni 1944. Ban adalah seorang diplomat Korea Selatan dan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa saat ini. Ia menggantikan Kofi Annan yang telah menyelesaikan masa jabatannya pada 1 Januari 2007. Ban pernah menjabat Menteri Urusan Luar Negeri Republik Korea pada periode Januari 2004-–1 November 2006. Pada 13 Oktober 2006, ia terpilih menjadi Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa yang kedelapan pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa dan dilantik pada 14 Desember 2006. Ban mulai bergabung dengan Kementrian Luar Negeri Korea Selatan pada Mei 1970 dan meniti kariernya ke atas selama masa Konstitusi Yusin.

Penempatannya yang pertama di luar negeri adalah di New Delhi, India, kemudian dia menempati pos di Divisi Perserikatan Bangsa-Bangsa di markas besar Kementrian Luar Negeri. Pada masa pembunuhan Park Chung Hee, ia diangkat sebagai Sekretaris Pertama pada Misi Pengamat Tetap Republik Korea di PBB di New York (Korea Selatan baru menjadi anggota tetap PBB pada 17 September 1991)). Kemudian, ia menduduki pos Direktur Divisi PBB. Ia pernah ditempatkan dua kali di Kedutaan Besar Korea di Washington D.C. Di antara kedua penempatannya ini, ia menjabat sebagai Direktur Jenderal untuk Urusan Amerika pada 1990–1992. Ia kemudian dipromosikan menjadi Wakil Menteri untuk Perencanaan Kebijakan dan Organisasi Internasional pada 1995. Kemudian ia diangkat menjadi Penasihat Keamanan Nasional untuk Presiden pada 1996, dan menjabat sebagai Wakil Menteri pada 2000. Penempatannya yang paling terakhir adalah sebagai Penasihat Kebijakan Luar Negeri untuk Presiden Roh Moo-hyun.

Ketika menjadi Duta Besar untuk Austria, ia terpilih sebagai Ketua Komisi Persiapan bagi Organisasi Perjanjian Pelarangan Uji Coba Nuklir yang Menyeluruh (CTBTO PrepCom) pada 1999. Ketika tiba giliran Korea menjabat sebagai Ketua Sesi ke-56 dari Sidang Umum PBB pada 2001, ia bertugas sebagai Chief de Cabinet dari Ketua Sidang Umum.

Ban dua kali memperoleh penghargaan Bintang Jasa pada tahun 1975 dan 1986 dari Pemerintah Republik Korea. Atas keberhasilannya sebagai duta besar, ia memperoleh Bintang Kehormatan Besar dari Republik Austria pada 2001. Setahun kemudian, Pemerintah Brasil menganugerahi Salib Agung Rio Branco kepadanya.

Pada September 2005, Masyarakat Korea di New York menganugerahkan kepadanya Penghargaaan Van Fleet atas sumbangannya untuk persahabatan AS-Republik Korea. Dewan Keamanan PBB secara bulat menyetujui resolusi perlucutan senjata nuklir. Resolusi ditujukan terutama pada negara-negara yang belum menandatangani perjanjian nonproliferasi nuklir untuk menandatanganinya. Presiden Amerika Serikat Barrack Obama memimpin sidang. Untuk pertama kali dalam sejarah, seorang Presiden Amerika yang masih menjabat, berfungsi sebagai Ketua Dewan Keamanan. Obama menggambarkan dampak kehancuran serangan nuklir terhadap kota metropolis seperti New York, Moskow, atau Beijing. Ia mengutip pernyataan mantan Presiden Ronald Reagan bahwa perang nuklir tidak akan pernah bisa dimenangkan dan oleh karenanya jangan dimulai.
Baca Selengkapnya...

K.H. Abdurrahman Wahid

>
K.H. Abdurrahman Wahid, akrab dipanggil Gus Dur (lahir di Jombang, Jawa Timur, 7 September 1940); lahir dengan nama Abdurrahman Addakhil. Ia adalah tokoh Muslim Indonesia dan pemimpin politik yang menjadi Presiden Indonesia yang keempat dari tahun 1999 hingga 2001. Ia menggantikan Presiden B.J. Habibie setelah dipilih oleh MPR pada Pemilu 1999. 

Penyelenggaraan pemerintahannya dibantu oleh Kabinet Persatuan Nasional. Masa kepresidenan Abddurrahman Wahid dimulai pada tanggal 20 Oktober 1999, dan berakhir pada Sidang Istimewa MPR pada tahun 2001. Tepat tanggal 23 Juli 2001, kepemimpinannya digantikan oleh Megawati Soekarnoputri setelah mandatnya dicabut oleh MPR. Abddurrahman Wahid adalah mantan ketua Tanfidziyah (badan eksekutif) Nahdlatul Ulama dan pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ia mendapat penghargaan dari Simon Wiethemthal Center, sebuah yayasan yang bergerak di bidang penegakan Hak Asasi Manusia. Abdurrahman Wahid mendapat penghargaan tersebut karena, menurut pendapat yayasan, ia merupakan salah satu tokoh yang peduli terhadap persoalan HAM. Gus Dur memperoleh penghargaan dari Mebal Valor yang berkantor di Los Angeles karena Abdurrahman Wahid dinilai memiliki keberanian dalam membela kaum minoritas, salah satunya dalam membela umat beragama Konghucu di Indonesia dalam memperoleh hak-haknya yang sempat terpasung selama era orde baru. Abdurrahman Wahid juga memperoleh penghargaan dari Universitas Temple. Namanya diabadikan sebagai nama-nama kelompok studi Abdurrahman Wahid Chair of Islamic Study.
Baca Selengkapnya...

Sabtu, Juli 27, 2013

Gouw Giok Siong

>
Prof. Dr. Gouw Giok Siong, SH, yang juga dikenal dengan nama Sudargo Gautama adalah seorang pakar hukum perdata internasional dan hukum antargolongan. Ia lahir di Jakarta pada 1928. Ia meraih gelar doktor ilmu hukum di Universitas Indonesia pada tahun 1955 dalam usia 27 tahun, dengan disertasi Segi-segi hukum peraturan perkawinan tjampuran. Gouw adalah guru besar di Fakultas Hukum UI.
Baca Selengkapnya...

Montesquieu

>
Montesquieu yang lahir pada tanggal 18 Januari 1689 adalah pemikir politik Perancis yang hidup pada Era Pencerahan. Ia terkenal dengan teorinya mengenai pemisahan kekuasaan yang banyak disadur pada diskusi-diskusi mengenai pemerintahan dan diterapkan pada banyak konstitusi di seluruh dunia. Ia memegang peranan penting dalam mempopulerkan istilah “feodalisme” dan “Kekaisaran Bizantium”. Montesquieu meninggal tanggal 10 Februari 1755.
Baca Selengkapnya...

Kamis, Juli 25, 2013

Prof. Mr. Dr Supomo

>
Prof. Mr. Dr Supomo adalah seorang pahlawan nasional Indonesia. Supomo dikenal sebagai arsitek Undang-Undang Dasar 1945, bersama dengan Muhammad Yamin dan Sukarno. Ia berasal dari keluarga aristokrat Jawa. Sebagai putra keluarga priyayi, Supomo berkesempatan meneruskan pendidikannya di ELS (Europeesche Lagere School) di Boyolali (1917), MULO (Meer Uitgebreid Lagere Onderwijs) di Solo (1920), dan menyelesaikan pendidikan kejuruan hukum di Bataviasche Rechtsopleidingschool di Batavia pada tahun 1923. Ia kemudian ditunjuk sebagai pegawai negeri pemerintah kolonial Hindia Belanda yang diperbantukan pada ketua Pengadilan Negeri Sragen (Soegito 1977).

Antara tahun 1924 dan 1927 Supomo mendapat kesempatan melanjutkan pendidikannya ke Rijksuniversiteit Leiden di Belanda di bawah bimbingan Cornelis van Vollenhoven, profesor hukum yang dikenal sebagai “arsitek” ilmu hukum adat Indonesia dan ahli hukum internasional, salah satu konseptor Liga Bangsa Bangsa.
Baca Selengkapnya...

Selasa, Juli 23, 2013

Gajah Mada

>
Gajah Mada adalah patih mangkubumi (perdana menteri) Kerajaan Majapahit yang berhasil membawa Majapahit ke puncak kejayaannya. Dengan politik ekspansinya, kekuasaan Majapahit meliputi hampir seluruh Kepulauan Indonesia ditambah beberapa daerah lainnya di Asia Tenggara. Ia muncul sebagai salah seorang pemuka kerajaan sejak masa pemerintahan Jayanegara. Kariernya dimulai sebagai anggota pasukan pengawal raja, dan terus menanjak pada masa-masa Kerajaan Majapahit dilanda berbagai pemberontakan.

Salah satu jasa Gajah Mada adalah kemampuannya meredam pemberontakan Sadeng (1331) sehingga pada tahun 1334 ia diangkat menjadi Patih Mangkubumi oleh Ratu Tribhuwanatunggadewi. Pada saat pengangkatan, Gajah Mada bersumpah di hadapan ratu dan menteri-menteri kerajaan, bahwa ia akan mempersatukan Nusantara. Sumpah patih Gajah Mada itulah yang kemudian terkenal sebagai Sumpah Palapa.
Baca Selengkapnya...

Abdurrahman Surjomihardjo

>
Sejarawan Indonesia, ahli peneliti Lembaga Riset Kebudayaan Nasional (LRKN) – LIPI yang produktif menghasilkan karya tulis. Abdurrahman lahir di Tegal Jawa Tengah, alumnus Fakultas Sastra Indonesia tahun 1361 ini mempunyai karier yang bervariasi. Ia pernah menjadi pegawai Kantor Sosial Kabupaten Bekasi (1950 – 1953), dosen luar biasa Fakultas Sastra UI (1964 – 1980), Staf Lembaga Riset Kehidupan Nasional, MIPI – LIPI (1964 – 1974), Staf Peneliti Leknas LIPI (1974 – 1982), dan ahli peneliti LRKN – LIPI. Ia menulis sejumlah buku, di antaranya, Sejarah Perkembangan Kota Jakarta (1977), Pembinaan Bangsa dan Masalah Historiografi (1979), Budi Utomo Cabang Betawi (1980), dan Ilmu Sejarah dan Historiografi (editor bersama Taufik Abdullah, 1985).
Baca Selengkapnya...

Referensi :

Sebagian artikel yang tidak tertulis referensi nya adalah bersumber dari buku catatan sekolah.. Jika anda ingin memposting artikel bersumber dari blog ini, Mohon sertakan Referensinya agar anda tidak melanggar Aturan Penulisan, Terima Kasih :))