Selasa, Juli 30, 2013

Wahana Antropologi - Lingkungan Agama Kawasan Hijau

>
Meliputi daerah dimana manusia merasa aman dalam artian akhlak (moral). Dalam kawasan ini tingkah laku manusia diatur oleh normanorma rasional yang mendapat legitimasi agama, sehingga manusia tidak lagi mengalami keraguan dan kebimbangan yang selalu membayanginya. Misalnya, yang berkaitan dengan hidup kekeluargaan, perkawinan, warisan, pertukaran barang-barang, diatur oleh peraturan-peraturan manusia yang dibenarkan oleh agama yang dipeluknya. Dengan adanya legitimasi dari agama itu lenyaplah rasa bimbang dan keraguan yang semula membayanginya.
Baca Selengkapnya...

Wahana Antropologi - Lingkungan Agama Kawasan Putih

>
Merupakan suatu kawasan dimana kebutuhan manusiawi yang hendak dicapai masih dapat diatasi dengan kekuatan manusia sendiri. Dalam arti bahwa manusia tidak perlu lari pada kekuatan supra empiris tetapi dengan menggunakan akal budi yang dibantu dengan teknologi yang semakin canggih dirasa dapat membantu mengatasinya. Bagi golongan yang masih primitif batas-batas kawasan putih ini ditarik lebih sempit akibat dari kompleks pengetahuan dan kemampuan mereka masih sempit. Mereka lebih cepat lari pada kekuatan gaib untuk meminta bantuan. Sedangkan bagi manusia yang sudah maju bantuan dari luar itu tidak diperlukan bagi usaha-usaha manusia yang rasional.
Baca Selengkapnya...

Wahana Antropologi - Lingkungan Agama

>
Untuk mempelajari tentang perilaku agama, maka terlebih dahulu harus dipahami yang dimaksud dengan iman karena merupakan konsep yang berbeda. Iman adalah kekuatan batin manusia untuk menanggapi sesuatu yang bermakna seperti kekuatan gaib, Roh Tertinggi (Tuhan). Kekuatan-kekuatan itu dianggap sebagai yang suci, angker, sakral memiliki kekuasaan yang lebih tinggi dan memberi pengaruh baiknya kepada manusia. Langkah jauh yang dilakukan manusia adalah penyerahan diri secara menyeluruh kepada yang gaib. Iman yang demikian itu bersifat khas (personal) dan tidak dapat dicampuri oleh golongan atau kelompok manapun. Sedangkan pengertian agama lebih dipandang sebagai wadah lahiriah atau sebagai instansi yang mengatur pernyataan iman itu di forum terbuka (masyarakat) dan penerapanya dapat dilihat dalam bentuk kaidahkaidah, ritus dan kultus maupun doa-doa, dan lain-lain.
Baca Selengkapnya...

Referensi :

Sebagian artikel yang tidak tertulis referensi nya adalah bersumber dari buku catatan sekolah.. Jika anda ingin memposting artikel bersumber dari blog ini, Mohon sertakan Referensinya agar anda tidak melanggar Aturan Penulisan, Terima Kasih :))