Minggu, November 04, 2012

Cerita Lucu - Ujian Susulan

>

Ada 4 orang mahasiswa yang kebetulan telat ikut ujian semester karena bangun kesiangan.

Mereka lantas menyusun strategi untuk kompak kasih alasan yang sama agar dosen mereka berbaik hati memberi ujian susulan.

Mahasiswa A: pak, maaf kami telat ikut ujian semester

mahasiswa B: iya pak. Kami berempat naik angkot yg sama dan ban angkotnya meletus.

Mahasiswa C: iya kami kasihan sama supirnya. Jadinya kami bantu dia pasang ban baru.

mahasiswa D: oleh karena itu kami mohon kebaikan hati bapak untuk kami mengikuti ujian susulan.

Sang dosen berpikir sejenak dan akhirnya memperbolehkan mereka ikut ujian susulan.

Keesokan hari ujian susulan dilaksanakan, tapi keempat mahasiswa diminta mengerjakan ujian di 4 ruangan yg berbeda. “Ah, mungkin biar tidak menyontek,” pikir para mahasiswa. Ternyata ujiannya cuma ada 2 soal. Dengan ketentuan mereka baru diperbolehkan melihat dan mengerjakan soal kedua setelah selesai mengerjakan soal pertama.

Soal pertama sangat mudah dengan bobot nilai 10. Keempat mahasiswa mengerjakan dengan senyum senyum.

Giliran membaca soal kedua dengan bobot nilai 90. Keringat dingin pun mulai bercucuran.

Di soal kedua tertulis:

“Kemarin, ban angkot sebelah mana yang meletus?”


Baca Selengkapnya...

Cerita Lucu - Janji Dokter

>
Endog menemui dokter spesialis kelamin untuk berkonsultasi soal keluhannya.

“ Dok, saya punya masalah, tapi Dokter harus janji dulu untuk tidak tertawa yah?”

“Tenang. Saya janji tidak akan tertawa. Itu melanggar sumpah kedokteranku,” jawab dokter bersahaja.

Endog langsung menurunkan celananya, burungnya ternyata kecil sekali, mungkin diameternya hanya sebesar pensil 2B.

Melihat ‘barang’ yang hanya seadanya itu, dokter tak kuat menahan tawanya, dia tertawa terpingkal-pingkal, sampai berguling-guling dilantai.

Kira-kira lima menit, baru dia dapat mengendalikan emosinya. “Maaf Mas.
Hhh.. hh.. Saya kelepasan. Saya janji tidak akan tertawa lagi.

Nah, sekarang masalah Saudara apa ?” kata dokter, berjuang keras menyembunyikan sisa tawanya.

“Janji Dok ya, dokter tidak akan tertawa lagi,” pinta Endog.

Karena merasa sudah mengingkari janji pada pasiennya, sang Dokter kembali
berjanji di depan Endog, “Baiklah saya tidak akan tertawa, kalau tertawa kamu
boleh pukul saya !” Endog mulai ngomong dengan nada sedih, “ Begini Dok, burung saya sudah tiga hari ini bengkak kayak begini…”

Dokter : “Wakakkakaka Brruakakakkaka. hahahhaha.. hihihi.. hahahha”

Endog :”Buk…Bux, buk”.
Baca Selengkapnya...

Cerita Lucu - Si Bodoh, Si Mati, dan Si Otak

>

Pada suatu hari, ada 2 orang teman yang sedang menunggu salah satu temannya untuk bermain petak umpet.

Si Bodoh: Hey, otak… Si Mati mana yah, kok nggak dateng-dateng..?
Si Otak: Aku juga ndak tau..
Si Bodoh: Ya sudah, kalo gitu, kita cari bareng-bareng aja, yuk…!
Si Otak: Aduuh..sebentar, ya, bodoh…aku kebelet pipis, nih.. mendingan kamu aja yang cari Si Mati..
Si Bodoh: Ya udah, deh..sana, ke toilet dulu, sebelum ngompol..!

Akhirnya Si Bodoh pun mencari Si Mati tanpa henti sampai akhirnya pada saat Si Bodoh menyeberangi jalan raya, dia hampir tertabrak oleh sebuah truk tangki yang besar.

Supir Truk: Hei, kamu ini BODOH, ya…??!
Si Bodoh: Iya, pak.. nama saya Bodoh, bapak bisa tahu dari mana?
Supir Truk: Kamu ini cari MATI ya???!!

Si Bodoh: Iya pak, bapak betul sekali, saya mau cari teman saya yang bernama Mati
Supir Truk: WOI!!!OTAK kamu itu di mana, siihh…..??????!!!!!!
Si Bodoh: Ooo..Otak?Dia lagi di toilet, pak…ada urusan apa sama Otak, pak?
Supir Truk: @%$&*!$@#^^&$#*&!!!
Baca Selengkapnya...

Referensi :

Sebagian artikel yang tidak tertulis referensi nya adalah bersumber dari buku catatan sekolah.. Jika anda ingin memposting artikel bersumber dari blog ini, Mohon sertakan Referensinya agar anda tidak melanggar Aturan Penulisan, Terima Kasih :))